| Ditengah meninjau proyek infrastruktur, Bupati Magetan menyapa wisatawan mancanegara di Telaga Sarangan |
Masyarakat Magetan telah dapat menikmati dan
memanfaatkan hasil-hasil pembangunan infrastruktur yang telah diselesaikan
Pemerintah Kabupaten. Secara serentak, Bupati Magetan, Drs. H. Sumantri, MM
meresmikan pemanfaatan 24 proyek hasil pembangunan. Kegiatan tersebut
dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Pebruari 2014. Lokasi kegiatan berada di
Jembatan Babar, Kecamatan Plaosan. Jembatan Babar ini merupakan salah satu dari
ke-24 proyek yang diresmikan.
Pada kesempatan tersebut, hadir pula Wakil
Bupati Magetan, Samsi, Pimpinan DPRD, anggota Muspida, Plt Sekdakab beserta
jajaran Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Magetan serta tokoh masyarakat,
tokoh agama, ormas serta pemangku kepentingan lainnya.
Bupati Magetan, Drs. H. Sumantri, MM
mengatakan, “ program pembangunan yang diresmikan merupakan hasil implementasi
dari visi dan misi Kabupaten Magetan, terutama misi menggairahkan perekonomian
daerah, melalui berbagai program pengungkit, dan optimalisasi pengembangan
sumber daya manusia serta pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan
lingkungan. Selain itu juga sebagai upaya mewujudkan penyediaan sarana dan
prasarana infrastruktur yang memadai dalam menunjang pertumbuhan perekonomian
daerah “.
Ke-24 proyek fisik yang diresmikan ini
merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam penyediaan sarana
infrastruktur guna mendukung pembangunan dan pengembangan kapasitas masyarakat
di berbagai bidang. Di bidang jalan dan
jembatan seperti Pernbangunan Jembatan
Semawur di
Kecamatan Bendo, Pembangunan Jembatan Kenteng di Kecamatan Kawedanan, Jembatan Babar di Plaosan, Jembatan Kedungguwo kecamatan Sukomoro, Jembatan Carat serta peningkatan Jalan Duwet-Cempaka yang berlokasi di Kecamatan Magetan.
Selanjutnya, untuk memperlancar birokrasi dan
pelayanan publik, dilakukan pula pembangunan dan rehabilitasi gedung pemerintahan. Yaitu, pembangunan gedung Badan Lingkungan Hidup, pembangunan Kantor Kecamatan
Lembeyan, rehabilitasi Kantor Kecamatan Panekan, rehabilitasi
Kantor Arsip dan Perpustakaan serta rehabilitasi Kantor UPTD Kawedanan.
Untuk meningkatkan produktifitas pertanian
sebagai titik perhatian utama Pemerintah Kabupaten Magetan, terus didorong dengan
dukungan pembangunan infrastruktur melalui pembangunan Sumur
Pompa Dalam di Desa Tladan Kecamatan Kawedanan dan di Desa Joketro Kecamatan Parang serta pembangunan Gedung BPP Kecamatan Panekan. Untuk sektor peternakan dan perikanan juga
didorong dengan pembangunan infratruktur berupa pembangunan
Gedung Penampungan Susu Desa Singolangu Kecamatan Plaosan, Pengembangan
Kolam Kawasan Budidaya Ikan Air Tawar Desa Pupus, dan pembangunan Pos
IB di Kecamatan Panekan.
Sementara itu, di sektor kesehatan berupa pembangunan Ruang PONED
Puskesmas Kawedanan serta Perbaikan Puskesmas Pembantu Nguntoronadi. Untuk pendidikan, pembangunan RKB SMP Negeri 2 Magetan, pembangunan RKB
SDN Temenggungan 2 Karas, Pembangunan UKS SMKN 1 Bendo dan Pembangunan Aula TK Negeri
Pembina Kawedanan. Untuk
semakin mempercantik kawasan wisata Telaga Sarangan ornamen cantik Kyai Pasir
dan Nyi Pasir yang menjadi legenda terciptanya obyek wisata andalan Magetan
tersebut.
Peresmian berbagai hasil pembangunan ini merupakan ejawantah dari
Pemkab Magetan, bahwa infrastruktur mampu memberikan pengaruh signifikan
terhadap kesejahteraan masyarakat.
Bupati Sumantri mengatakan, “ pentingnya peran
infrastruktur sebagai merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi dalam bentuk
peningkatan produktifitas, lancarnya distribusi barang dan jasa dan
meningkatnya nilai tambah produk yang dihasilkan “. Dijelaskan lebih lanjut
oleh Sumantri, “ secara tidak langsung ketersediaan sarana dan prasarana
infrastruktur juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang
merupakan modal utama bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat “.
Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Magetan
telah melakukan langkah progresif dalam penyediaan infrastruktur bagi
masyarakat. antara lain, pembangunan dan pemeliharaan jalan kabupaten dan
jembatan yang mencakup hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan. Selain
itu, telah dilakukan pula pembangunan dan rehabilitasi saluran irigasi dan
pembangunan sumur pompa dalam. Tak ketinggalan pembangunan dan rehabilitasi sarana
kesehatan dasar meliputi Puskesmas dan Puskemas Pembantu, rehabilitasi sarana
pendidikan mencakup pendidikan dasar dan menengah, pembangunan dan rehabilitasi
pusat perdagangan diantaranya rehabilitasi Pasar Kecamatan.
Pembangunan infrastruktur ini tidak akan
berhenti sampai disini. Berbagai proyek fisik telah disusun Pemerintah
Kabupaten Magetan untuk segera diwujudkan. “ Kedepan, masih ada rencana
pengembangan pasar sayur dan revitalisasi pasar desa atau pasar tradisional “,
cetus Sumantri. Orang nomor satu di
Kabupaten paling ujung barat Jatim ini juga menambahkan, “ disamping itu
pemerintah juga menyusun dan menyiapkan program pembangunan lainnya, yang
secara nyata mampu mengatasi tantangan dan permasalahan yang saat ini masih
dihadapi masyarakat “.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol, Saif
Muchlissun, S.Sos, MM menyampaikan, “ Proyek pembangunan fisik dan
infrastruktur yang telah diselesaikan Pemerintah Kabupaten Magetan, mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang
dan sebesar-besarnya bagi masyarakat “. Diharapkan hasil pembangunan dapat
dirasakan secara maksimal dan lestari. Tentunya partisipasi masyarakat sangat
ditunggu Pemerintah. Keikutsertaan masyarakat untuk memelihara dan menjaga
hasil pembangunan ini adalah bentuk partisipasi yang paling berharga. “ Hasil
pembangunan ini adalah milik bersama. Untuk itu, agar semua elemen di Magetan,
termasuk masyarakat agar memiliki rasa handarbeni
serta turut menjaga dan memelihara aset yang dibangun dari dana rakyat ini “,
papar Muchlis.